
Dunia maya memang mengasyikkan, tapi ingat, ada rambu-rambu yang wajib kita patuhi! Itulah pesan penting yang disampaikan oleh Polres Lingga bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Lingga kepada para pelajar kelas X SMAN 2 Dabo Singkep. Sosialisasi “Bijak Bermedia Sosial” ini berlangsung Kamis, 5 Februari 2026.
Kegiatan ini bukan sekadar kumpul-kumpul biasa. Tujuannya mulia, yakni agar para pelajar semakin cerdas, bertanggung jawab, dan beretika dalam berselancar di media sosial. Mereka diajak menyelami berbagai sisi media sosial, mulai dari dampak positif yang bisa jadi inspirasi, hingga jurang negatif seperti hoaks, ujaran kebencian, perundungan siber, dan tentu saja, konsekuensi hukum yang menanti jika kebablasan.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain AKP Sri Budianto selaku Kasat Binmas Polres Lingga, Iptu Indra Gunawan selaku PS. Kasi Humas Polres Lingga, serta Suci Pratiwi selaku Ketua Aliansi BEM se-Kabupaten Lingga. Para pelajar pun tampak antusias menyimak setiap penjelasan.
Kapolres Lingga, AKBP Dr. P.M. Nababan, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Binmas Polres Lingga, AKP Sri Budianto, menegaskan betapa krusialnya edukasi sejak dini. “Edukasi sejak dini sangat penting agar pelajar memahami bahwa media sosial bukan hanya sarana hiburan, namun juga memiliki aspek hukum dan etika yang harus dipatuhi bersama,” ujarnya lugas.
“Kami berharap para pelajar dapat menggunakan media sosial secara bijak, santun, dan bertanggung jawab. Jadikan media sosial sebagai sarana untuk belajar dan berprestasi, bukan untuk hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” harap Kasat.
Dengan sinergi apik antara Polres Lingga dan Aliansi BEM ini, diharapkan lahir generasi muda yang melek digital, tidak mudah termakan informasi hoaks, serta mampu mengubah media sosial menjadi wadah positif untuk mengembangkan diri dan meraih prestasi. Polres Lingga sendiri berkomitmen untuk terus membimbing generasi muda melalui kegiatan edukasi semacam ini, demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di Bumi Bunda Tanah Melayu.



Komentar