Pengakuan Mengejutkan Denada: Perjuangan Menuju Perdamaian yang Terhalang Konten YouTube
Kisah Denada Tambunan dan Ressa Rizky Rossano, yang selama 24 tahun tersembunyi, kini kembali mencuat ke permukaan dengan dinamika yang tak terduga. Pengakuan Denada terhadap Ressa sebagai anak kandungnya, yang seharusnya menjadi jembatan menuju rekonsiliasi, justru diwarnai kekecewaan mendalam dari pihak Denada. Alih-alih menemukan kedamaian, penyanyi yang juga putri dari Emilia Contessa ini merasa terkejut dan sedih melihat sikap Ressa yang justru aktif tampil di berbagai kanal YouTube sesaat setelah identitasnya diakui.
Melalui kuasa hukumnya, Muhammad Iqbal, Denada tak ragu meluapkan perasaannya. Kekecewaan ini bermula ketika Ressa mulai membuka aib dan rahasia keluarga ke hadapan publik melalui konten podcast. Padahal, pihak Denada berharap masa mediasi di pengadilan dapat menjadi ruang yang kondusif untuk saling introspeksi diri dan memperbaiki hubungan yang telah lama retak. Tindakan Ressa yang berbicara ke sana ke mari dianggap justru semakin memperkeruh suasana.
Iqbal menjelaskan bahwa selama periode tiga minggu masa mediasi, seharusnya kedua belah pihak menjaga ketenangan dan fokus pada penyelesaian masalah. “Kemarin kan masa mediasi tiga minggu ya lamanya. Nah dalam kurun waktu tiga minggu itu sebetulnya kan aku pengin para pihak ini calling down, introspeksi diri,” ujar Iqbal. “Ibaratnya ada yang salah ya ayo ditata lagi kan gitu, sehingga nanti ada komunikasi yang baik.” Namun, manuver Ressa di media sosial dianggap sebagai langkah yang tidak menghargai proses perdamaian yang sedang diupayakan. Denada merasa keberatan karena masalah yang sangat privat ini kini justru menjadi konsumsi publik.
“Namun di masa mediasi ini saya penginnya kan kayak masa tenang gitu loh,” tutur Iqbal. “Tapi pihak penggugat malah manuver kayak podcast, ngomong sana sini sehingga ya gimana tujuan mediasinya ya nggak tercapai. Sehingga ya kayak Denadanya juga aduh kok gini.”
Gugatan Penelantaran Anak dan Proses Mediasi yang Gagal
Perlu diketahui, Ressa Rizky sendiri sebelumnya telah melayangkan gugatan terkait dugaan penelantaran anak ke Pengadilan Negeri Banyuwangi. Pemuda asal Jawa Timur ini menuntut pengakuan sah dari Denada setelah puluhan tahun merasa diabaikan. Selama ini, Ressa diketahui dibesarkan oleh adik mendiang Emilia Contessa, Dino Rossano Hansa.
Setelah sosok Ressa Rizky Rossano menjadi viral, Denada belum memberikan pernyataan secara langsung dan menerima banyak kritikan serta hujatan di media sosial. Hingga akhirnya, Denada melalui kuasa hukumnya, Muhammad Iqbal, pada Kamis, 29 Januari 2026, mengakui bahwa pemuda asal Banyuwangi, Jawa Timur tersebut adalah anak kandungnya dan membantah telah menelantarkannya. Pengakuan ini disampaikan dalam rangkaian proses mediasi di Pengadilan Negeri Banyuwangi.
Namun, mediasi terkait gugatan penelantaran anak yang melibatkan Denada sebagai terlapor, kembali digelar pada Kamis, 29 Januari 2026. Sayangnya, mediasi terakhir tersebut berakhir dengan kegagalan alias tidak menemui kesepakatan. Akibatnya, kasus dugaan penelantaran anak yang menjerat Denada akan berlanjut ke tahap persidangan. Hal ini dibenarkan oleh Iqbal selaku kuasa hukum Denada. “Mediasi tadi gagal, tadi mediasi terakhir,” ujar Iqbal dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Kamis, 29 Januari 2026.
Bantahan Tegas: Denada Mengakui dan Membiayai Ressa
Iqbal kemudian menepis tudingan bahwa Denada tidak mengakui Ressa sebagai anak. Ia menekankan, selama ini Denada bukan hanya mengakui, tetapi juga membiayai Ressa. Oleh sebab itu, pihak Denada merasa ada kejanggalan ketika Ressa melayangkan gugatan dugaan penelantaran anak.
“Masalah mengakui atau tidak itu saya garis bawahi ya, Ressa ini bukan sekadar diakui atau gimana sebagai anak ya, bahkan dibiayai, difasilitasi, disekolahkan. Namun kok tiba-tiba ada gugatan ini kan aneh,” lanjutnya. Iqbal menyebutkan bahwa Ressa dibiayai oleh Denada sejak kecil. Bahkan, Emilia Contessa, ibunda Denada, juga turut serta membiayai Ressa. “Mulai (Ressa) kecil, baik Mbak Denada, baik ibunya Emilia Contessa (membiayai Ressa),” jelas Iqbal.
Momen Haru Denada di Layar Kaca
Di tengah ramainya pemberitaan mengenai Ressa, Denada terpantau tetap menjalani aktivitasnya di dunia hiburan. Ia terlihat tampil di acara DMD Panggung Rezeki yang tayang di MNC TV. Pada tayangan hari Rabu, 28 Januari 2026, wanita berusia 47 tahun itu tiba-tiba terlihat menangis.
Momen tersebut sontak mengundang perhatian rekan-rekannya di acara tersebut. Denada kemudian ditenangkan oleh pedangdut Iis Dahlia dan presenter Caren Delano. Irfan Hakim selaku host juga turut mendekat untuk memberikan dukungan. Meskipun penyebab pasti tangisan Denada tidak diketahui secara spesifik pada saat itu, Irfan Hakim menegaskan bahwa ia dan teman-temannya tidak pernah bersikap kepo, karena mereka yakin bahwa pada waktunya nanti akan ada cerita yang terungkap.
“Walaupun bagaimana, kami ini sudah seperti keluarga. Apa yang terjadi di antara kami itu (suara Irfan Hakim kurang jelas). Kami di sini enggak ada yang mencari tahu karena kami tahu pasti ada cerita yang akan diungkap,” ucap Irfan Hakim, menunjukkan dukungan dan pengertian dari lingkungan terdekatnya.

Komentar