Beranda / Lokal / 200 Kader Posyandu Meriahkan Family Gathering Puskesmas Campalagian Rayakan HGN 2026

200 Kader Posyandu Meriahkan Family Gathering Puskesmas Campalagian Rayakan HGN 2026

Sinergi Kader Posyandu dan Pemerintah Desa: Wujudkan Generasi Emas Melalui Hari Gizi Nasional

Polewali Mandar, Sulawesi Barat – Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 yang jatuh pada tanggal 31 Januari, sebuah perhelatan akbar bertajuk family gathering diselenggarakan di Pantai Ba’batoa, Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian. Acara yang mengusung tema “Gizi Optimal Menuju Generasi Emas 2045” ini berhasil mengumpulkan sekitar 200 kader posyandu dari 11 desa dan kelurahan di wilayah kerja Puskesmas Campalagian. Lebih dari sekadar perayaan, kegiatan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Acara ini tidak hanya dihadiri oleh para kader posyandu yang menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat, tetapi juga melibatkan para pemangku kepentingan lainnya. Kepala desa dan lurah, Tim Penggerak PKK (TP PKK), serta staf desa dan kelurahan turut memeriahkan suasana dengan partisipasi aktif dalam berbagai perlombaan yang telah disiapkan oleh panitia. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi yang kuat antara tenaga kesehatan, relawan masyarakat, dan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan status gizi dan kesehatan masyarakat.

Aneka Lomba Edukatif dan Rekreatif: Mengasah Kreativitas dan Mempererat Kebersamaan

Kegiatan family gathering ini dirancang secara apik dengan memadukan unsur edukasi dan rekreasi melalui berbagai perlombaan serta permainan. Salah satu kompetisi yang paling menyita perhatian adalah lomba defile. Dalam lomba ini, setiap tim yang berasal dari desa dan kelurahan yang berpartisipasi menampilkan kebolehan mereka dalam hal kreativitas dan kekompakan. Tim defile terdiri dari perwakilan kader posyandu, kepala desa atau lurah beserta staf, serta Ketua TP PKK desa. Mereka beradu kreasi dalam menampilkan formasi baris-berbaris yang inovatif serta yel-yel yang membangkitkan semangat di hadapan para juri.

Selain lomba defile, aspek kuliner berbasis pangan lokal juga menjadi sorotan utama melalui lomba kreasi pembuatan menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Fokus utama dari lomba ini adalah menciptakan menu PMT yang kaya akan protein hewani, yang secara khusus ditujukan untuk balita dan ibu hamil. Inovasi menu ini merupakan salah satu strategi penting dalam upaya pencegahan stunting yang menjadi prioritas nasional. Berbagai ide kreatif pun bermunculan, menunjukkan pemahaman mendalam para peserta akan pentingnya asupan gizi yang tepat sasaran.

Semarak acara semakin terasa dengan adanya perlombaan lain yang tak kalah menarik, seperti lomba sambung lagu antar kader yang menguji pengetahuan dan kelincahan para peserta dalam bernyanyi, lomba tampah berjalan yang menguji keseimbangan dan ketangkasan, serta lomba gendong istri yang disambut gelak tawa oleh para kepala desa dan lurah yang berpartisipasi. Aneka perlombaan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan kekeluargaan di antara para peserta.

Trotoar Dibongkar dan Drainase Ditimbun, Apakah Rally Padel Sungai Panas mengantongi Izin Pembongkaran ?

Evaluasi Program dan Penyegaran Komitmen Menuju Generasi Emas

Irfan, Staf Tenaga Pelaksana Gizi (TPG) Puskesmas Campalagian dan perwakilan panitia, dalam laporannya saat pembukaan kegiatan, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas antusiasme luar biasa dari seluruh elemen yang hadir. Ia menegaskan bahwa partisipasi aktif dari sekitar 200 kader posyandu dari 11 desa dan kelurahan di wilayah kerja Puskesmas Campalagian menjadi bukti nyata semangat kolaborasi yang kuat.

“Kami sangat berterima kasih atas antusiasme seluruh kader, pemerintah desa dan kelurahan, serta seluruh pihak yang hadir dan mendukung kegiatan family gathering ini,” ujar Irfan.

Lebih lanjut, Irfan menjelaskan bahwa peringatan HGN yang dikemas dalam format family gathering ini menjadi sebuah momentum berharga. Ini adalah saat yang tepat bagi tenaga kesehatan, kader posyandu, serta jajaran pemerintah desa dan kelurahan untuk melakukan penyegaran komitmen. Komitmen tersebut diarahkan pada upaya optimalisasi pembangunan manusia yang menjadi kunci utama dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia pada tahun 2045.

“Bukan sekadar refreshing, kegiatan ini juga menjadi momen evaluasi capaian program gizi, khususnya upaya pencegahan stunting tahun 2025, sekaligus simbol semangat bersama agar capaian program gizi di tahun 2026 dapat lebih baik,” imbuhnya.

Apresiasi Kinerja Posyandu dan Capaian Signifikan di Tahun 2025

Kepala Puskesmas Campalagian, Bd. Yusnani, S.ST., dalam sambutannya, turut menggarisbawahi pentingnya kegiatan ini sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi dan rasa kekeluargaan. Ia menekankan bahwa kebersamaan antara tenaga kesehatan, kader posyandu, serta aparat desa dan kelurahan di wilayah kerjanya merupakan fondasi penting dalam keberhasilan program kesehatan.

Mahasiswa dan Pemuda Batam Apresiasi Kejaksaan Negeri Selamatkan Aset Pemko Rp1,09 Triliun

Yusnani juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh kader posyandu. Ia mengakui peran vital mereka sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan dan gizi di tingkat masyarakat. Tanpa dedikasi dan kerja keras para kader, berbagai program kesehatan tidak akan berjalan optimal. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para kepala desa dan lurah, TP PKK, staf desa, hingga kepala dusun dan lingkungan yang telah memberikan dukungan penuh terhadap program pencegahan stunting.

“Tahun 2025 merupakan tahun yang sangat luar biasa. Capaian kunjungan posyandu berhasil menembus angka di atas 80 persen rata-rata sepanjang tahun. Selain itu, kunjungan ibu hamil ke fasilitas kesehatan dan capaian imunisasi balita juga mengalami peningkatan signifikan,” jelas Yusnani dengan bangga.

Pencapaian luar biasa ini menjadi bukti nyata dari kolaborasi yang efektif dan kerja keras seluruh pihak yang terlibat. Dari total 13 desa dan kelurahan yang berada di bawah wilayah kerja Puskesmas Campalagian, sebanyak 11 di antaranya turut serta aktif dalam kegiatan family gathering ini. Desa-desa tersebut meliputi Desa Lapeo, Laliko, Kenje, Bonde, Parappe, Lagi-agi, Sumarrang, Ongko, Padang, Padang Timur, serta Kelurahan Pappang. Kehadiran mereka menandakan komitmen yang kuat untuk terus berjuang demi kesehatan dan gizi optimal bagi generasi penerus bangsa.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement